Yulizar: UPTD Bangka Barat dan Bangka Selatan Segera Operasikan Mobil Samling

Pangkalpinang - DPPKAD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan segera mendistribusikan mobil Samsat Keliling (Samling) untuk UPTD Bangka Barat dan Bangka Selatan pada tahun ini. Hal ini disampaikan oleh Yulizar Adnan, Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Rapat Koordinasi Intensifikasi Sumber-Sumber Pajak Daerah yang diadakan di UPT DPPKAD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Wilayah Kabupaten Bangka Tengah – Koba (22/03/2016).

“Idealnya, memang setiap UPTD Wilayah Kabupaten/Kota memiliki mobil samsat keliling. Hal ini berkaitan dengan pelayanan Samsat agar dapat lebih optimal menjangkau masyarakat atau wajib pajak yang tinggal di daerah yang letaknya jauh dari kantaor samsat terdekat.  Untuk sementara, UPT yang belum menerima mobil samling dapat memanfaatkan mobil samling dari dinas. Silakan berkoordinasi dengan bidang pajak, ” demikian arahan beliau.

Pada kesempatan ini, Yulizar juga mengemukakan adanya beberapa pengaduan masyarakat mengenai pelayanan Samsat. Hal ini memang tidak bisa ditimpakan kepada satu instansi saja. Samsat merupakan gabungan antara Kepolisian Daerah, DPPKAD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, PT Jasa Raharja, dan Bank Sumsel Bangka sehingga tidak heran jika berbagai kepentingan menjadi tumpang-tindih. Namun, beliau yakin bahwa Samsat dapat menjadi satu sistem terpadu yang solid sehingga masyarakat dapat dilayani dengan baik.

Rudi, Kepala UPT DPPKAD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Wilayah Kabupaten Bangka membenarkan pendapat Yulizar.

“Pelayanan pada Samsat tidak hanya diberikan oleh UPT DPPKAD saja. Hal ini juga berkaitan dengan instansi lainnya. Yang penting, pihak UPTD Kabupaten Bangka selalu berupaya memberikan yang terbaik dan sesuai dengan prosedur. Namun, instansi yang tergabung pada Samsat Bangka akan saling mengingatkan dan berkoordinasi dalam membantu menyelesaikan keluhan ataupun pengaduan masyarakat. Kami dalam Samsat ini adalah satu,” tegas Rudi.

Kerja sama dan hubungan yang baik antar instansi yang bernaung dalam Samsat Bangka sudah dibuktikan dengan ISO 9001:2008 sistem manajemen mutu yang berhasil diterima oleh Samsat Bangka.

Guna peningkatan kegiatan intensifikasi pajak, pihak dinas juga sudah menganggarkan biaya operasional, terutama biaya perjalanan dinas dalam daerah bagi petugas pendataan dan penagihan ke lokasi objek pajak yang ada. Program lain yang berkaitan dengan peningkatan penerimaan pajak daerah, antara lain razia PKB dan BBNKB roda dua dan roda empat serta operasional samsat keliling. Dengan demikian, diharapkan pajak daerah daerah dapat meningkat, baik dari segi pencapaian target terhadap sumber pendapatan yang sudah ada maupun potensi sumber pendapatan lain yang sah.

Sebelum mengakhiri rapat pada sesi pertama, Yulizar mengingatkan agar para kepala UPT dapat memberikan pengawasan atas keterlibatan pegawai menjelang PILKADA tahun 2017. Demikian juga dengan peningkatan disiplin pegawai, terutama masalah apel.

“Kenaikan TPP yang sangat signifikan pada tahun ini hendaknya dapat menjadi suatu momentum untuk meningkatkan disiplin pegawai. Untuk di dinas, rekapitulasi absen saya pantau sendiri sehingga saya tahu siapa saja yang tidak pernah, jarang, ataupun rajin apel. Bila ada yang tidak sesuai dengan catatan saya, maka daftar TPP tidak akan saya cairkan,” tegasnya. (ACH)

Sumber: 
DPPKAD Prov. Kep. Bangka Belitung
Penulis: 
Adinda Chandralela
Fotografer: 
Lisia Ayu Andini
Bidang Informasi: 
Sekretariat
Tags: 
samsat keliling; UPTD Bangka Tengah; UPTD Bangka Barat; UPTD Bangka Selatan; UPTD Bangka pelayanan samsat; Yulizar Adnan