Kepala Dinas Apel Pagi di UPTD Beltim

Manggar – Tidak seperti biasanya, yang menjadi pembina apel pagi pegawai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Wilayah Kabupaten Belitung Timur bukanlah kepala UPT ataupun kepala seksi/kasubag. Bertempat di halaman depan kantor, Yulizar Adnan, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bertindak sebagai pembina dan berkesempatan menyampaikan amanat.

“Salah satu tolok ukur kinerja pegawai Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung adalah pelaksanaan apel, yang telah ditetapkan dengan peraturan gubernur. Oleh karena itu, untuk mengapresiasi kinerja pegawai, pada tahun ini Gubernur sudah menaikkan Tambahan Penghasilan Pegawai sehingga hal ini juga meningkatkan kesejahteraan pegawai,” jelas beliau (27/05/2016).

Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa semua pegawai DPPKAD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung harus mematuhi aturan yang sudah ditetapkan, tanpa terkecuali. Pelaksanaan apel pagi dan sore harus dilaksanakan tidak hanya di dinas saja, tetapi juga di seluruh UPT. Kepala UPT dan kepala seksi/subbagian harus memberlakukan sanksi bagi pegawai yang tidak apel tanpa keterangan yang jelas, sesuai dengan aturan yang berlaku.

Dua jenis sanksi yang menjadi acuan dalam Peraturan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Nomor 59 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Nomor 38 Tahun 2015 tentang Pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yaitu sama sekali tidak menerima TPP dan pemotongan TPP. Jika pegawai tidak hadir apel tanpa keterangan yang jelas, akan dikenakan sanksi pemotongan TPP sebesar 2,5 persen per ketidakhadirannya. Hal ini termaktub dalam Bab 5 pasal 6 ayat 1.

Sedangkan pembayaran uang makan pegawai diatur dalam Peraturan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Nomor 39 Tahun 2015 tentang Pemberian Uang Makan bagi Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Diwawancara melalui telepon selular, Elvi, Kepala Sub Bagian Kepegawaian menjelaskan bahwa pelaksanaan apel ini dilaksanakan secara sungguh-sungguh di semua lini DPPKAD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
“Masalah kehadiran apel sangat diperhatikan di dinas. Setiap UPT wajib menyerahkan rekapitulasi absen apel dan kehadiran setiap bulan. Selain menjadi dasar untuk pembayaran TPP, rekap ini akan disampaikan kepada Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai laporan. Jika memang ada pegawai yang tidak mematuhi aturan, pihak BKD akan menindak langsung pegawai bersangkutan, yang tentu saja dilakukan secara berjenjang,” jelas Elvi.

Menutup apel pagi, Yulizar berpesan agar pegawai UPTD Belitung Timur selalu semangat dalam bekerja dan selalu memberikan yang terbaik dalam pelaksanaan tugas. Ikhlas saling membantu akan memberikan suasana yang nyaman dalam bekerja.
“Pelaksanaan apel secara rutin dapat membentuk kedisiplinan pegawai sehingga pada akhirnya menjadi landasan dan etos kerja pegawai,” pungkasnya. (ACH)
 

Sumber: 
DPPKAD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Penulis: 
Adinda Chandralela
Fotografer: 
Lisia Ayu Andini | Fatwa Omaya
Bidang Informasi: 
Sekretariat
Tags: 
Tambahan Penghasilan Pegawai; TPP; disiplin pegawai; UPTD Kabupaten Beliting Timur; apel